Banana oat cookies with chocochips for bang Asa

Judulnya panjang juga ya.. Sebenarnya oatmeal cuma beberapa bagian saja, tetap pakai tepung terigu juga. Dulu saya pernah bikin banana cookies buat bang Asa namun hasilnya kurang memuaskan. Nah karena kali ini sukses dan bang Asa suka banget, saya mau  share resepnya di sini sebelum saya lupa. Saya juga berencana bikin lagi buat bekal cemilan bang Asa ke Bali sekalian menghabiskan pisang ambon yang sudah terlalu matang. Tidak ada tips khusus untuk membuat cookies ini selain mengikuti resep dan memakai bahan-bahan dengan kualitas baik. Di resep ini saya hanya memakai mentega sisa (50 gram). Kalau mau hasil yang lebih wangi, enak, dan lumer di mulut boleh menambahkan bagian mentega lebih banyak dari margarine. Saya belum pernah mencoba menggunakan full mentega karena menurut pengalaman saat membuat kue kering, kue akan melebar saat dipanggang. Saran saya gunakan mentega dingin, dan jangan terlalu lama mengocoknya di mixer, yah sekitar 1-2 menit sampai lembut saja. Ini hanya pengalaman dari saya yang cuma pemula yang hobi membuat kue loh yaaa.. Oh ya, tips sukses lainnya dari saya : buatlah kue saat sedang mood dan taburkan cinta saat membuatnya. Tips gombal emak-emak yes!

BAHAN :

  • 50 gram mentega dingin, potong-potong. (Saya pakai unsalted butter )
  • 120 gram margarin
  • 50 gram gula kastor
  • 25 gram gula palem
  • 120 gram pisang ambon, haluskan.
  • 2 kuning telur
  • 220 gram tepung terigu protein rendah (kunci biru) atau bisa juga menggunakan protein sedang (segitiga biru). Ayak.
  • 25 gram maizena
  • 25 gram susu bubuk. (Saya skip karena kehabisan)
  • 1/2 sdt BPDA
  • 50 gram oatmeal instan, blender.

CARA MEMBUAT :

  1. Siapkan loyang yang sudah dialasi kertas roti. Oles tipis dengan margarine.
  2. Panaskan oven.
  3. Kocok dengan mixer : mentega, margarine, gula kastor, gula palem selama sekitar 1-2 menit hingga lembut dan rata.
  4. Masukkan pisang. Kocok rata.
  5. Masukkan kuning telur satu per satu sambil dikocok rata.
  6. Matikan mixer.
  7. Masukkan terigu yang sudah diayak, maizena, BPDA, susu bubuk sambil diaduk hingga rata dengan menggunakan spatula atau sendok kayu. Hati-hati jangan terlalu lama mengaduk.
  8. Masukka oatmeal instan. Aduk rata.
  9. Masukkan adonan ke piping bag. Bentuk memanjang 2 baris di loyang. Beri jarak. Hias dengan chocochips di atasnya.
  10. Panggang dalam oven suhu 120°C selama lebih kurang 30 menit atau sampai bagian bawah kecokelatan.
  11. Keluarkan dari oven. Letakkan di atas rak pendingin (cooling  rack ) hingga dingin. Simpan di toples.

Dan inilah penampakannya di cooling rack.

Maafkan bentuknya yang berantakan ya.. Yang penting rasanya enak dan renyah. Bang Asa suka banget sampai nyomot sendiri dari atas cooling rack di atas meja. Bolak balik minta “kue” sampai akhirnya kekenyangan dan bobok siang dengan gantengnya. Hore! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s