Mainan baru : oven listrik Kirin KBO 250 RA

Horee saya dapat mainan baru! Sebuah oven listrik cantik berwarna putih. Merknya kirin seri KBO 250 RA. Sudah 1 bulan ini saya pengen punya oven. Ceritanya liat tetangga punya oven kirin, dan mereka hobi masak dan baking. Oh sungguh itu oven cantik banget nangkring di dapurnya. Hahaa ternyata karena racun tetangga. Apalagi saya cukup hobi masak kalau ada ART. Iya kalau ada ART aja, karena mencuci perlengkapan sehabis masak itu adalah kegiatan paling malesin. Apalagi kalo punya anak bayi yang nggak suka dicuekin. Setuju ibu-ibu?

Saking kepengennya oven listrik, saya sampai ngajak suami ke bali beli oven. Modus juga sih biar liburan. Kikikik.. Ternyata Tuhan mendengar, ketika saya lagi window shopping di lyon nusantara (sebuah toserba paling ngehits di waingapu), mata saya tertuju pada the dreaming electric oven. Tapi melihat harganya bikin saya berpikir-pikir lagi. Di online shop oven ini harganya sekitar 750-800 ribu. Di lyon harganya 975 ribu. Maka saya cuma minta mbaknya untuk buka kardus dan lihat barangnya, tapi nggak beli. Akibat dari ulah saya yang ngerepotin mbaknya itu, tiada hari terlewati tanpa saya mikirin dan browsing oven. Ya begitulah wanita, kalau sudah ngidam oven ya tiap hari pasti ada topik pembahasan oven. Setelah mampir ke berbagai toko di Waingapu, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada oven kirin KBO 250 RA di Lyon nusantara. Bungkus mbak!

Ini penampakan oven baru saya : Kirin KBO 250 RA. *drumroll

image
Si Kirin lagi manggang ikan

Eh itu kenapa ada bayangan saya di kacanya. 😅

Fitur oven kirin KBO 250 RA :
1. Volume 25L. Ukuran loyangnya 30x26cm.
2. Warna putih. Cantik!
3. Daya listrik 500W untuk pemanggang atas dan 500W untuk pemanggang bawah. Jadi kalau pakai pemanggang atas bawah total 1000W.
4. Timer sampai 60 menit.
5. Suhu 0-250 derajat Celcius.
6. Ada fungsi rotisserie untuk memanggang ayam.
7. Dapat rak kawat untuk tempat menaruh loyang panas atau boleh juga untuk memanggang ikan. Saya kira lengket, ternyata tidak.
8. Selain ada tusukan rotisserie, dapat rak kawat dengan tutup untuk rotisserie juga. Jadi nanti makanan yang mau dipanggang dimasukkan ke rak, ditutup, kemudian dicantolkan di tempat rotisserie. Nanti rak ini bisa berputar di dalam.

image

Apa saja yang (menurut saya) penting dari memilih oven rumah tangga?

1. Harga. Yak saya nggak perlu harga yang mahal-mahal, secara saya masih belajar baking.

2. Ukuran. Pertimbangkan ukuran dapur anda ya. Dapur rumah dinas saya mini sekali. Tadinya saya membandingkan dengan oven ukuran 20L, harganya beda 475ribu loh. Tapi barang display yang bertahun-tahun nggak laku-laku. Saya juga berpikir kalau mau bikin cookies atau kue kering nanti ngantrinya lama.

3. Fungsinya lengkap. Ada panas atas dan bawah, serta rotisserie.

4. Modelnya cantik. Namanya juga cewek, ujung-ujungnya lihat model.

Penggunaan perdana oven saya adalah untuk memanggang ikan. Ikannya saya taruh di rak kawat di tengah. Bakinya saya taruh di bagian bawah supaya tetesan ikan jatuh ke tray. Ternyata ikan tidak lengket di rak loh. Saya panggang pakai api atas dan bawah dengan suhu 200°C selama 40 menit. Sebelumnya oven dipanaskan dulu selama 10 menit. Sukses! Proyek selanjutnya mau bikin nastar dan kastangel. Semoga berhasil. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s